Pages

Monday, November 26, 2012

Rosa Parks

Rosa Parks hanyalah seorang wanita berkulit hitam biasa yang bekerja di pagi hari dan pulang di sore hari. Namun di suatu sore di bulan Desember 1955, sebuah kejadian bukan hanya mengubah hidup Rosa namun mencatat sebuah sejarah di USA.

Rosa sedang menunggu bus di halte sepulang kerja. Sewaktu melihat beberapa bus yang lewat. Rosa melihat ke dalam bus dan timbul kesedihan melihat pemandangan di dalam bus. Seorang yang berkulit hitam berdiri dari tempat duduk bus kemudian seorang berkulit putih duduk menggantikannya. Perlu diingat, saat itu di Amerika orang berkulit hitam dan yang berkulit putih dibedakan dalam masyarakat.
"Kucing, anjing, dan laki-laki berkulit hitam dilarang masuk!" adalah papan pengumuman yang 'populer' digantung di depan toko atau restoran.
Dan, kalau seorang berkulit hitam tidak memberikan tempat duduk di bus untuk orang berkulit putih maka orang berkulit hitam bisa berurusan dengan hukum.

Akhirnya, bus yang ditunggu Rosa pun tiba. Rosa pun masuk ke dalam bus dan mencari tempat duduk. Dia menemukan tempat kosong dan langsung duduk. Bus kemudian melaju. Di halte berikutnya bus berhenti untuk menaikkan penumpang. Namun bus penuh dan seorang pria berkulit putih menuju tempat duduk Rosa dan memandang Rosa dengan maksud bahwa Rosa bersedia berdiri dan memberikan tempat duduknya untuk pria tersebut. Namun, Rosa menolak memberikan tempat duduknya. Bahkan setelah diancam pria tersebut, Rosa tetap tidak mau berdiri. Sampai akhirnya, sopir bus melaporkan Rosa ke Polisi.
Rosa didenda 15 dollar karena telah melanggar hak pria berkulit putih tersebut.

Sederhana kedengarannya, namun selama 381 hari ke depan terjadi demo di seluruh wilayah Amerika dimana orang -orang berkulit hitam menuntut persamaan hak. Alat-alat transportasi diboikot.
Pengadilan akhirnya membela Rosa Parks dan sejak saat itu orang-orang berkulit hitam tidak dilecehkan lagi.

24 Oktober 2005, Rosa Parks wafat di usia 92 tahun. Rosa dimakamkan di Gedung Kongres dan Rosa mendapatkan medali emas Kongres Amerika di tahun 1999 ( medali sipil tertinggi ). Buku tentang kisahnya juga telah diterbitkan dengan judul "Kekuatan Yang Tenang" di tahun 1994.

Rosa Parks dijuluki " The First Lady of Civil Rights" dan "The Mother of The Freedom Movement"

Rosa telah menghadiahkan Amerika sebuah persamaan hak yang tidak pernah bisa dilupakan sejarah.

No comments:

Post a Comment