Pages

Friday, October 5, 2012

Wae Rebo, Surga Yang Tersembunyi!


Beberapa bulan lalu, Desa Wae Rebo ramai dibicarakan di dunia maya. Pasalnya, Desa ini berhasil meraih penghargaan tertinggi (Award of Excellence) dari UNESCO.

Penghargaan ini diberikan atas kesuksesan desa ini dalam melestarikan rumah adat mereka, Mbaru Niang.

Rumah adat yang hanya ada 7 buah di dunia ini pernah hampir punah, namun berhasil diselamatkan.


Rumah adat ini memiliki bentuk kerucut sempurna dengan 5 tingkat di dalamnya :
- Tingkat 1, Lutur / Tenda adalah tempat tinggal penghuni.
- Tingkat 2, Lobo / Loteng adalah tempat menyimpan bahan makanan dan barang.
- Tingkat 3, Lentar adalah tempat menyimpan benih untuk bercocok tanam.
- Tingkat 4, Lempa Rae adalah tempat menyimpan stock makanan apabila panen dianggap kurang berhasil.
 - Tingkat 5, Hekang Kode adalah tempat menyimpan sesajian untuk para leluhur.

Bentuk rumah adat Mbaru Niang berbentuk kerucut dan berpusat di tengah yang mereka yakini sebagai bentuk ikatan antara mereka dengan leluhur mereka seperti ungkapan mereka 'neka hemong kuni agu kalo' yang berarti 'jangan lupakan tanah kelahiran'

Di desa ini hanya ada satu klan (marga) saja.

Rute : 
Bali  / Lombok ---terbang ke --- Labuan Bajo, NTT  ---5 jam berkendara ---- Dintor --- 1 jam berkendara ---- Desa Denge ---- berjalan 4-5 jam--- Wae Rebo.


 Perjalanan lama??? Jangan takut, karena menurut info selama berjalan kaki, pemandangan kanan kiri itu luar biasa. Dan setelah sampai di Wae Rebo, semua perjalanan yang menguras tenaga akan terlupakan. 

Penduduk di Desa Wae Rebo juga sangat ramah kepada wisatawan. Mereka bahkan mengadakan upacara penyambutan untuk wisatawan. Kali ini aku memang harus bilang WOW!!!

No comments:

Post a Comment