Hari terakhir di Karimunjawa, flash back ke bulan-bulan sebelumnya ketika kita merencanakan perjalanan ini. Dan hari ini kita harus mengakhirinya. Belum tahu kapan akan kembali ke sini lagi. Indonesia punya ratusan ribu pulau dan Karimunjawa hanyalah satu titik kecil dari keindahan Indonesia. Dan disini juga saya baru sadar harus lebih memperdalam kemampuan berenang, belajar diving, dan 'banana boat??''
Keindahan alam, penduduk yang ramah, makanan yang fresh menutupi semua kekurangannya. Selama di Karimunjawa juga tidak ada yang sakit. Tidak ada yang mengeluh ini dan itu.
Hanya sedikit saran buat yang mau kesana, siapkan cemilan yang banyak. Siapkan mental juga, karena apapun bisa terjadi disana.
Siapkan juga flash disk untuk memindahkan foto dari tour guide, dan ga perlu skill foto yang hebat. Di Karimunjawa, semuanya photogenic, mau difoto pake kamera sejelek apapun hasilnya pasti cantik. Pencahayaan disana sudah cukup kuat. Pake kamera ponsel saja sudah cantik. Apapun bisa difoto.
Hanya satu saja, jangan goyang saat foto.
Selesai sarapan, kita berangkat ke pelabuhan menunggu jemputan kapal. Kejutan terakhir, kita dapat kursi VVIP. Tapi tetap saja, biarpun VVIP, goyangan kapal pasti bikin mual, untung sudah makan obat mabuk.
Siang hari, sampai di Jepara. Makan siang di kota Kudus, kemudian perjalanan dilanjutkan ke Yogyakarta.
| Nasi Gudeg khas Jogja |
Selesai makan, saya berpisah dengan yang lain karena melanjutkan 4 hari sisa perjalanan saya, sendirian.
Sampai di hotel yang kamarnya kecil, kamar mandi di luar dengan harga terjangkau. Karena sudah malam, capek saya hanya sempat gosok gigi, cuci muka dan langsung tidur.
Yogyakarta, malam hari 27 Mei 2014
No comments:
Post a Comment